Bulukumba

Musrenbang dan Safari Ramadan Digelar ki Serentak di 10 Kecamatan, Diawali di Gantarang

93
×

Musrenbang dan Safari Ramadan Digelar ki Serentak di 10 Kecamatan, Diawali di Gantarang

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Bulukumba,- Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dirangkaikan dengan kegiatan Safari Ramadan tahun 2026 secara bersamaan di 10 kecamatan. Kegiatan ini diawali di Kecamatan Gantarang, Senin, 23 Februari 2026.

Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Gantarang dimulai pukul 16.00 WITA di halaman Kantor Camat Gantarang. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat Isya dan tarawih berjamaah di Masjid Taqwa Ponre.

Turut hadir mengikuti Musrenbang, Ketua DPRD Umy Asyiatun Khadijah, para kepala desa dan tokoh masyarakat.

Kepala Bapperida Bulukumba, Andi Irma Darmayanti, dalam sambutannya menyampaikan Musrenbang Kecamatan bertujuan untuk menampung usulan program dan kegiatan dari masyarakat yang kemudian dirumuskan menjadi program prioritas kecamatan sebagai bagian dari rencana pembangunan daerah.

Ia menjelaskan bahwa proses perencanaan ini mengedepankan pendekatan partisipatif yang disinkronkan dengan pendekatan politik, teknokratik, top-down dan bottom-up. Sebelumnya, penjaringan aspirasi masyarakat telah dilakukan melalui Musrenbang tingkat desa dan kelurahan yang kemudian ditindaklanjuti pada tingkat kecamatan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 harus selaras dengan RPJMD Kabupaten Bulukumba Tahun 2025–2029. Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD dengan tema “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik melalui Percepatan Transformasi Digital.”

Adapun enam prioritas pembangunan Kabupaten Bulukumba meliputi:
1. Peningkatan akses dan kualitas kesehatan, pendidikan, kualitas keluarga, generasi muda, kesetaraan gender, perlindungan anak, serta penguatan nilai keagamaan dan kebudayaan.
2. Peningkatan produktivitas unggulan daerah melalui hilirisasi pertanian dan perikanan untuk ketahanan pangan berbasis ekonomi hijau dan biru.
3. Peningkatan kemandirian desa melalui pengembangan ekonomi lokal, penguatan koperasi Merah Putih dan BUMDes, serta pengurangan pengangguran dan kemiskinan.
4. Transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital yang berintegritas, akuntabel, adaptif, inovatif, transparan, dan berorientasi pelayanan prima.
5. Peningkatan infrastruktur unggulan dan perencanaan wilayah yang terintegrasi.
6. Peningkatan kualitas lingkungan hidup, ketahanan iklim, dan mitigasi bencana.

“RKPD Tahun 2027 memiliki posisi strategis dalam memperkuat capaian target pembangunan jangka menengah daerah. Fokus pembangunan harus semakin terarah, terukur, dan menunjukkan progres yang signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, dalam arahannya menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan pangan di tengah dinamika dan ketidakpastian global, seperti krisis ekonomi, dan perubahan iklim.

“Ketahanan pangan merupakan pondasi utama kemandirian daerah. Daerah yang kuat adalah daerah yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri dan memiliki sistem produksi pangan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Andi Utta sapaan akrab Bupati juga menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian, kelautan, dan perikanan yang terintegrasi dengan hilirisasi produk.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam mewujudkan Bulukumba yang mandiri pangan, kuat secara ekonomi, dan sejahtera masyarakatnya.

Melalui pelaksanaan Musrenbang yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.(*)

Editor Suaedy