Makassar

Innalillahi, Ini mi Sosok Andi Muhammad Yasir, Asisten I Pemkot Makassar yang Tutup Usia

232
×

Innalillahi, Ini mi Sosok Andi Muhammad Yasir, Asisten I Pemkot Makassar yang Tutup Usia

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Makassar- Asisten I Setda Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir meninggal dunia pada usia 59 tahun, Sabtu (28/2/2026).

Beliau menghembuskan nafas terakhirnya di Stroke Center RSKD Dadi, Jl Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Sulsel.

Yasir dirawat di rumah sakit tersebut sejak, Kamis (26/2/2026), setelah pulang dari menghadiri acara pra-Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di Medan, Sumatera Utara.

“Rabu malam tiba dari Medan hadiri acara Apeksi, Kamis masuk rumah sakit,” kata Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Kota Makassar, Akhmad Namsum.

Namsum mengonfirmasi Yasir telah tiada. Kabar duka ini juga menyebar begitu cepat di internal Pemkot Makassar.

“Innalillahi wainnailaihi rajiun, Asisten I Pemkot Makassar telah meninggal dunia sesudah shalat subuh pagi ini, semoga almarhum khusnul khatimah, dan keluarga diberi ketabahan dan kesabaran.”

Demikian pesan duka yang tersiar di kalangan pejabat Pemkot Makassar.

Almarhum dikenal sebagai sosok birokrat yang berdedikasi dalam mengawal urusan pemerintahan.

Namsum menilai almarhum sebagai salah satu pejabat pamong yang patut dicontoh dalam mengemban amanah.

Sosoknya dikenal tenang dalam bersikap, namun tegas dalam mengambil keputusan serta menjalankan tanggung jawab.

“Beliau pamong senior punya integritas dedikasi, dan menurut saya salah satu pejabat pamong perlu dicontoh dalam menjalankan amanah,” ujarnya.

Selama menjabat sebagai Asisten I, ia banyak terlibat dalam koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD)

Khususnya terkait tata kelola pemerintahan, ketenteraman dan ketertiban, serta urusan sosial kemasyarakatan.

Sejumlah pejabat dan pegawai di lingkup Pemkot Makassar menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian almarhum.

 

Mereka mengenang Andi Yasir sebagai pribadi yang tenang, komunikatif, dan terbuka dalam membangun koordinasi.

 

Semasa hidupnya, Andi Yasir pernah memangku sejumlah jabatan strategis.

 

Pada awal 2025, Wali Kota Makassar pada saat itu, Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto menunjuknya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar.

Dia menggantikan Pj Sekda Makassar, Irwan Adnan.

 

Karier Andi Yasir di lingkup Pemerintah Kota Makassar dimulai pada 14 Juni 2000.

 

Saat itu, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Sub Seksi Pembina Peran Serta Masyarakat di Bappeda.

 

Sejak awal pengabdiannya, jenjang kariernya terbilang progresif.

 

Setahun berselang, ia dipercaya menempati posisi Kepala Subbidang Pengawasan dan Pengendalian Perizinan di Bapedalda Makassar (2001).

Pada 2004, ia mendapat amanah sebagai Camat Biringkanaya. Pengalaman di wilayah kecamatan terus berlanjut ketika ia memimpin Kecamatan Mamajang dan Rappocini pada 2009.

Memasuki fase berikutnya, Yasir mulai menduduki jabatan strategis di sejumlah organisasi perangkat daerah.

Tahun 2014, ia menjabat Kepala Dinas Sosial Kota Makassar.

Setahun kemudian, tepatnya 2015, ia ditunjuk sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Makassar.

Kepercayaan kembali diberikan kepadanya pada 2016 dengan mengisi posisi Kepala Dinas Perdagangan. Dua tahun kemudian, pada 2018, ia beralih memimpin Dinas Pemadam Kebakaran.

Pada 2019, Yasir kembali dipercaya memimpin Dinas Perdagangan. Kariernya berlanjut pada 2021 saat ia diangkat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Puncaknya, pada April 2022, ia ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Makassar menggantikan M Iqbal Asnan yang tersangkut perkara pidana

Selain itu, pada 2023 ia juga pernah mengemban amanah sebagai Plt Kepala Dinas Perpustakaan serta kembali menjabat Plt Kepala Satpol PP Makassar.

14 Juni 2000: Memulai karier di Pemkot Makassar sebagai Kepala Sub Seksi Pembina Peran Serta Masyarakat di Bappeda.

2001: Menjabat Kepala Subbidang Pengawasan dan Pengendalian Perizinan di Bapedalda Makassar.

2004: Diangkat sebagai Camat Biringkanaya.

2009: Dipercaya memimpin Kecamatan Mamajang dan Rappocini.

2014: Menjabat Kepala Dinas Sosial Kota Makassar.

2015: Mengemban tugas sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Makassar.

2016: Ditunjuk sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar.

2018: Menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar.

2019: Kembali dipercaya memimpin Dinas Perdagangan.

2021: Diangkat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

April 2022: Ditunjuk sebagai Plt Kepala Satpol PP Makassar menggantikan M Iqbal Asnan yang tersandung kasus pidana.

2023: Pernah menjabat Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan kembali mengemban tugas sebagai Plt Kepala Satpol PP Makassar.

2025: Diangkat menjadi Plh Sekda Makassar.

2026: Asisten I Setda Makassar.(*)