Advertorial

DLH Wajo Dorong OPD Kelola Sampah dari Sumber, Pasang Biopori hingga Sediakan Penampungan Botol Plastik

×

DLH Wajo Dorong OPD Kelola Sampah dari Sumber, Pasang Biopori hingga Sediakan Penampungan Botol Plastik

Sebarkan artikel ini

WAJO, BUGISPOS.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo terus mendorong pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memasang biopori untuk mengolah sampah makanan dan sampah dapur di lingkungan kantor.

Selain biopori, DLH Wajo juga menyiapkan tempat khusus untuk menampung botol plastik. Pemilahan tersebut diharapkan memudahkan proses pengelolaan dan daur ulang sampah.

Kepala DLH Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal B, mengatakan pengelolaan sampah dari lingkungan kantor perlu menjadi kebiasaan bersama.

“Setiap kantor diharapkan memiliki biopori untuk mengolah sampah makanan dan sampah dapur, serta menyediakan tempat khusus untuk botol plastik,” kata Andi Fakhrul. Sabtu (1/8/2026)

Menurut dia, sampah organik seperti sisa makanan dan sampah dapur dapat diolah melalui biopori sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA).

Sementara itu, sampah botol plastik yang telah dipilah dapat lebih mudah dikumpulkan untuk kemudian dimanfaatkan kembali atau didaur ulang.

Andi Fakhrul berharap langkah yang diterapkan di lingkungan DLH dapat menjadi contoh bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Wajo.

“Dengan demikian, pengelolaan sampah dimulai dari lingkungan kantor masing-masing, sehingga volume sampah yang masuk ke TPA dapat terus ditekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, DLH mengajak seluruh OPD membangun budaya kerja yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Pengelolaan sampah melalui pemilahan dan pengolahan dari sumber diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan perkantoran yang bersih dan hijau, tetapi juga meningkatkan kesadaran aparatur terhadap pentingnya pengurangan sampah.

Upaya tersebut sekaligus mendukung pelaksanaan Gerakan PISOTA’ (Pilah Sampah, Olah Sampah, Tanami Pekarangan) di Kabupaten Wajo.

DLH Wajo berharap gerakan tersebut dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan perkantoran sehingga pengurangan sampah tidak hanya dilakukan ketika sampah telah sampai di TPA, tetapi dimulai sejak sampah dihasilkan.