Advertorial

Pemkab Wajo Gandeng CSIRO Australia Implementasikan AquaWatch untuk Peningkatan Kualitas Air Danau Tempe

×

Pemkab Wajo Gandeng CSIRO Australia Implementasikan AquaWatch untuk Peningkatan Kualitas Air Danau Tempe

Sebarkan artikel ini

WAJO, BUGISPOS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya keberlanjutan ekosistem Danau Tempe. Upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) Australia dalam sebuah workshop yang digelar di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Wajo, Senin (13/4/2026).

Pertemuan ini membahas proyek demonstrasi teknologi pemantauan kualitas air Danau Tempe melalui sistem terintegrasi AquaWatch Data System. Program ini bertujuan menyediakan informasi kualitas air secara berkelanjutan dan akurat guna mendukung pengelolaan danau yang lebih efektif serta berkelanjutan.

Proyek tersebut didanai oleh Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) Australia dan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Inisiatif ini juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan sistem informasi danau dalam jangka panjang.

Workshop dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo Armayani yang didampingi Kepala Bappelitbangda Wajo Muhammad Ilyas, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Wajo.

Bupati Wajo, Andi Rosman, menyambut baik pelaksanaan proyek tersebut. Ia menilai penerapan teknologi sensor kualitas air berbasis satelit menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan Danau Tempe.

“Tentu kami Pemerintah Kabupaten Wajo menyambut baik hal ini, apalagi fokus pada kualitas danau kita. Mengingat Danau Tempe adalah danau tektonik purba dan danau alami terbesar kedua di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Menurut Andi Rosman, keberadaan sistem pemantauan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang bermukim di sekitar kawasan danau.

“Semoga dengan adanya pertemuan pembahasan demonstrasi teknologi di Danau Tempe ini dapat memberi angin segar bagi masyarakat, khususnya para nelayan dan warga yang bermukim di sekitar atau di pesisir danau,” harapnya.

Melalui kolaborasi internasional ini, Pemkab Wajo optimistis pengelolaan Danau Tempe akan semakin berbasis data dan teknologi, sehingga mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta mitigasi dampak perubahan iklim di wilayah Kabupaten Wajo.