BugisPos, Bulukumba,- Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menghadiri Wisuda Sarjana ke-35 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Bulukumba di Aula Gedung Bersama RMB, Selasa 7 Juli 2026. Dia memotivasi ratusan wisudawan untuk lebih kreatif dan inovatif.
“Ke depan kita harus lebih inovatif untuk ekonomi Bulukumba yang lebih baik. Potensi alam Bulukumba luar biasa,” ungkap Bupati yang akrab disapa Andi Utta dalam sambutannya.
Sebab itu, Andi Utta mengajak para wisudawan dan berbagai elemen yang hadir untuk ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perubahan pola pikir yang lebih produktif. Dia mencontohkan banyaknya lahan pertanian yang belum diolah maksimal.
Lebih lanjut, Andi Utta mengajak para wisudawan untuk tidak menoton sebagai calon tenaga pendidik semata atau pun menjadi karyawan dalam sebuah perusahaan. Dia menegaskan pentingnya semangat tarung dan kerja keras.
“Kalau menjadi pengusaha, kita terus termotivasi untuk terus bekerja maksimal. Kita terus berpikir apa yg harus dilakukan. Gelisah untuk terus berbuat. Misal hari ini jualnya kurang maksimal, besok kita pasti rubah,” ungkap Andi Utta.
Bupati berlatar pengusaha ini, juga mengajak para wisudawan untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Selain itu, dia meminta untuk terus menebar kebaikan dan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kalau sebagai pekerja, berapa pun salerynya, kita cenderung monoton. Tapi sekecil apa pun pendapatan kita, kalau kita berusaha sendiri dan sebagai CEO-nya, kita pasti kerja keras,” sambungnya.
Andi Utta lebih jauh menekankan pentingnya menjaga etika dan disiplin sejak dini. Dia berpendapat, bahwasanya kesuksesan tidak mudah untuk diraih, sehingga dibutuhkan tekad untuk terus belajar dan memiliki mental petarung.
“Kepada para orang tua, saya menyampaikan penghargaan dan rasa hormat atas doa, perjuangan, dan pengorbanan yang telah mengantarkan putra-putrinya hingga menyelesaikan pendidikan tinggi. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” kata Andi Utta.
Ketua Yayasan STAI Al-Gazali Bulukumba, KH Tjamiruddin mengaku selama menjabat sebagai ketua yayasan sejak tahun 2020, penghafal Alquran 30 juz dibebaskan untuk pembayaran SPP sampai selesai.
“Untuk penghafal Alquran 15 juz, hanya bayar SPP seperdua saja. Jadi kebijakan ini untuk memotivasi generasi kita untuk cinta Alquran,” ujarnya.
KH Tjamiruddin lebih dalam menyatakan, bahwasanya, Bupati Andi Utta selalu menyupport agar STAI Al-Gazali terus berbenah lebih maju ke depan. Dia pun mengajak semua elemen yang hadir mendoakan Bupati Andi Utta untuk terus amanah dalam memimpin Bulukumba.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati. Kita doakan beliau terus diberi kekuatan dan kesehatan dalam memimpin Bulukumba. Bapak/Ibu bisa lihat sendiri dalam beberapa tahun ini, Bulukumba banyak mengalami perubahan. Inilah keberhasilan beliau,” jelas KH Tjamiruddin.
Sementara itu, Ketua STAI Al-Gazali Bulukumba, Dr. H. Irman Syah melaporkan bahwa wisudawan ke-35 STAI Al-Gazali Bulukumba berjumlah 218 orang. Meski di awal jumlahnya 220 orang, namun dua orang di antaranya mengalami sakit dan batal diwisuda tahun ini.
“Secara keseluruhan mahasiswa STAI Al-Gazali Bulukumba berjumlah 987. Insya Allah tahun ini Al Gazali Bulukumba membuka program studi baru yaitu Ekonomi Syariah,” kata Dr. H. Irman Syah.
Dia mengungkapkan, STAI Al-Gazali Bulukumba sejauh ini menjadi perguruan tinggi terpercaya di tengah masyarakat, sehingga bukan perguruan tinggi yang menjadi pelarian. Dengan demikian, berbagai cara yang dilakukan untuk menarik simpati masyarakat.
“Saya katakan kalau mau jadi guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Madrasah Ibtidaiyah, guru agama SMP-SMA, tidak usah ke Makassar, cukup di Bulukumba saja. Insya Allah di akhir bulan Agustus nanti, kami akan berangkat ke Jakarta menerima dua SK penyelenggaraan prodi baru, yakni Hukum Tata Negara Islam dan Bimbingan Penyuluhan Islam,” imbuhnya.(*)
Editor Suaedy












