BugisPos, Takalar — Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengumpulkan seluruh camat se-Kabupaten Takalar untuk memberi pengarahan khusus saat open house hari kedua pasca Iduladha, Sabtu (28/5/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan namun berisi evaluasi dan penyamaan visi terkait pelayanan publik dan disiplin kerja.
Dalam arahannya, Daeng Manye menegaskan bahwa camat adalah ujung tombak pemerintahan di wilayah kecamatan. Ia meminta para camat selalu hadir di tengah masyarakat, memastikan program pemerintah berjalan efektif, dan menjamin manfaat pembangunan dirasakan hingga tingkat bawah.
“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak merasakan keberadaan pemerintah di lingkungannya. Camat harus menjadi solusi utama dan garda terdepan dalam pelayanan bagi warga di wilayah masing-masing,” kata Daeng Manye.
Arahan itu juga berisi penekanan pada kedisiplinan, dedikasi, dan pemeliharaan kekompakan tim dalam menjalankan roda pemerintahan. Camat Galesong Selatan menyatakan pertemuan seperti ini merupakan bagian dari sistem pemantauan kinerja Bupati yang rutin dilakukan, dan momen lebaran dimanfaatkan untuk menyatukan arah kebijakan.
“Ini bukan hal baru, karena memang sering dilakukan untuk monitoring dan evaluasi kinerja. Kebetulan masih dalam momentum lebaran, jadi sekalian kami dikumpulkan untuk bersilaturahmi sekaligus diberi arahan. Fokus utamanya soal kedisiplinan, pelayanan publik, dan bagaimana menjaga komunikasi yang baik dengan warga,” ujarnya.
Camat Polongbangkeng Selatan, Ayatullah Rawtib, mengatakan arahan Bupati menjadi penyemangat baru bagi tim kecamatan. Ia menyebut pesan utama adalah kewajiban responsif terhadap keluhan warga dan bergerak cepat menyelesaikan persoalan di lapangan.
“Pak Bupati mengingatkan kami agar selalu hadir, mendengar apa yang menjadi keluhan warga, dan bertindak cepat menyelesaikannya. Ini menjadi energi baru bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi,” kata Ayatullah.












